Pertemuan Prapaskah Ke-1 Lingkungan Sta. Bernadeth 4

Pada hari Sabtu (19/03/2022) pukul 19.40 WIB, Lingkungan Bernadeth 4 telah melaksanakan pertemuan prapaskah ke-1 secara online menggunakan Google Meet dengan subtema Peran Gereja dalam bidang Pendidikan yang dipandu oleh Bp Dominick Georgy Pareira dan Bp Ewaldo Antonio Prospero Reis Amaral yang dihadiri 13 orang warga lingkungan.

Pertemuan tersebut dibuka dengan lagu “Mengasihi, Peduli dan Bersaksi” (Lagu ARDAS KAJ 2022) kemudian dilanjutkan dengan pengantar dari pemandu bahwa :
  1. Tema besar Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta 2022 – 2026 adalah Penghormatan Martabat Manusia.  
  2. Tema APP 2022 adalah Semakin Mengasihi, Peduli, dan Bersaksi
  3. Subtema APP 2022 yaitu peran gereja dalam bidang pendidikan, peran gereja dalam bidang kesehatan, peran gereja dalam bidang perlindungan sosial dan peran gereja dalam bidang usaha mikro.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan juga kisah yang bisa memberi inspirasi kepada kita tentang apa dan bagaimana kita bisa berperan di tengah situasi terancamnya anak-anak putus sekolah. Acara dilanjutkan dengan pembacaan kitab Sirakh 30 : 2, 4, 5 dan 13 yang intinya bahwa pendidikan adalah tugas utama dan pertama orang tua. Orang tua yang bisa menjalankan tugas ini akan berada dalam keadaan rahmat (untung). Kesuksesan anak mengangkat martabat keluarga dan memberi kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga. Pendidikan yang baik akan berdampak, bukan hanya untuk anak,
tetapi juga untuk keluarga dan masyarakat.

Dari refleksi biblis Kitab Sirakh kita bisa melihat beberapa hal penting terkait pendidikan sbb:
  1. Pendidikan membuat hidup seseorang beruntung (bebas dari penderitaan) dan memberi kebanggaan bagi keluarganya (ayat 2).
  2. Pendidikan membuat seorang anak sadar untuk berbakti kepada orang tuanya (ayat 4). Pendidikan juga membuat para orangtua merasa bahagia dan bahkan membuat hati para orangtua siap untuk memasuki kehidupan bersama Allah di surga. Pendidikan yang layak adalah warisan yang bisa dibanggakan oleh setiap orang tua yang diberikan kepada anak-anak mereka.
  3. Pendidikan menghindarkan seseorang dari kejahatan (ayat 13).
    Siapa yang membantu seorang anak bisa sekolah telah membebaskan atau menyelamatkan anak itu dari tindakan kejahatan. Dampak berikutnya adalah terciptanya masyarakat yang bebas dari kejahatan.
Secara lebih meyakinkan, Rasul Paulus menegaskan fungsi penting pendidikan yang membuat seseorang semakin mengenal Allah. Di sini Paulus menegaskan, bahwa pendidikan berperan penting dalam karya keselamatan Allah. Dengan gagasan dasar itu, kita bisa memahami misi Gereja yang selalu terkait dengan bidang pendidikan.

Hasil sharing iman warga di Lingkungan Bernadeth 4 sebagai berikut:
Langkah konkret yang bisa dilakukan warga lingkungan dalam bidang Pendidikan
  1. Menjadi Orang Tua Asuh ASAK
    • Ayo Sekolah : Rp. 250.000 / bulan
    • Ayo Kuliah : Rp. 500.000 / bulan
  2. Patungan antar warga lingkungan untuk menjadi Orang Tua Asuh ASAK secara bersama-sama, misalnya untuk :
    1. Ayo Sekolah sebesar 25.000 / bulan (patungan 10 warga) sehingga terkumpul Rp. 250.000 / bulan dan / atau
    2. Ayo Kuliah sebesar 25.000 / bulan (patungan 20 warga) sehingga terkumpul Rp. 500.000 / bulan
  3. Sumbangan CYTW lingkungan ke PSE Paroki untuk bantuan sosial terutama pendidikan anak dari keluarga prasejahtera di luar ASAK.
  4. Membagikan motivasi atau sharing bersama untuk menumbuhkan semangat siswa sekolah maupun mahasiswa.
  5. Sumbangan perlengkapan sekolah (seragam, tas, buku cetak, dll) yang masih layak pakai, maupun gadget / laptop bekas untuk memenuhi kebutuhan dasar pembelajaraan siswa terutama selama sekolah online.
Pertemuan selesai pukul 21.00 wib dan ditutup dengan doa serta menyanyikan lagu Hidup ini adalah kesempatan.


Kontributor Lingkungan Sta. Bernadeth 4